Pages

Desa Wisata Kasongan

Kasongan adalah salah satu daerah desa tujuan wisata di Kabupaten Bantul, D.I Yogyakarta. Terkenal dengan hasil kerajinan gerabah keramiknya. Berada di Pedukuhan Kajen, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan Bantul, Yogyakarta. Jika Anda ingin menuju Kasongan sangatlah mudah. Lewati saja jalan Bantul (Jogja-Bantul) dan perhatikan gapura besar di kanan jalan yang bertuliskan Kasongan. Biasanya di tempuh selama 30-40 menit dari kota Yogyakarta.
Menurut sejarahnya, Tahun 1971 menjadi tonggak bangkitnya usaha kerajinan gerabah di Kasongan, Bantul. Seorang seniman besar kota Jogja, Sapto Hudoyo, membina masyarakat di Kasongan yang notabene bekerja serabutan untuk mengembangkan seni olah gerabah di daerah mereka. Gerabah yang sebelumnya diremehkan keberadaannya menjelma menjadi sebuah seni yang tidak membosankan, dinamis, dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Lambat laun, keramik Kasongan mulai dikembangkan dalam skala besar pada 1980-an oleh Sahid Keramik.
Desa Kasongan merupakan wilayah pemukiman para kundi, yang berarti buyung atau gundi, orang yang membuat sejenis buyung, gendi, kuali dan lainnya yang tergolong barang dapur, gerabah, juga barang hias keramik. Gerabah hasil kerajinan Kasongan berupa guci dengan berbagai motif (burung merak, naga, bunga mawar, gajah, bambu, dan banyak lainnya), pot berbagai ukuran, hiasan keramik, patung-patung kecil, pigura, perabotan dari bambu, bahkan topeng-topeng. Keunikan produk di sini ialah tahap akhir pembuatannya memakai bahan alami yang memakai cat sebagai media sentuhan akhir. Ini yang membuat guci Kasongan relatif lebih awet dan jadi incaran wisatawan dalam dan luar negeri. Selain itu, pilihan warna dan motifnya juga mencerminkan jika kerajinan gerabah di Kasongan bercitarasa tinggi.

Bahkan tak hanya itu, tempat ini juga dikenal sebagai salah satu sentra souvenir pernikahan yang cukup ternama di Bantul. Bahkan “gaungnya” sudah sampai ke luar kota. Selain unik, menarik, dan memiliki varian yang beragam, souvenir dari Kasongan harganya terkenal ramah di kantong. Berbagai souvenir pernikahan yang disediakan di sini seperti tempat boneka pengantin yang memiliki fungsi sebagai tempat pena, tempat sabun beragam bentuk, hingga tempat lilin aneka rupa. Tak hanya itu, Kasongan juga menyediakan feeding set maupun tea set unik.
Seiring berjalannya waktu, kini di samping pintu gapura Kasongan telah berjajar aneka kios atapun galeri seni yang memajang aneka produk menarik. Dimotori oleh lebih dari 300 pengrajin,yang menyerap seribu lebih tenaga kerja, kini terdapat showroom yang berjajar rapi di kanan-kiri jalan, dipadukan dengan workshop para pengrajin, dimana kita dapat ikut langsung membuat keramik. Selain itu ada festival seni Kasongan yang rutin diadakan setiap tahunnya, membuat Kasongan menjadi sebuah wisata kerajinan dan menjadikannya desa tujuan wisata yang berkesan bagi siapapun yang mengunjunginya.
Harga gerabah di Kasongan tergantung tingkat kesulitan produksinya dan besar kecilnya keramik, antara lima ribu rupiah hingga jutaan rupiah. Sebagai tips untuk mendapatkan harga yang murah, Anda bisa menawar keramik yang disukai. Praktekkan keterampilan Anda menawar hingga mendapat harga yang memuaskan.

If you travel first class, you think first class and you are more likely to play first class.Ray Floyd

No comments: